Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Juni 2018

Komtemplasi Waktu #PUISI7

Waktu itu semu
dia berbahasa
menjelaskan banyak makna
Tentang rindu yang haru
hingga rasa yang palsu

Dan satu waktu
Kamu dan temu menjadi satu
Jabat tatap bincang yang seru
menjadi pembuka dikala buntu
sekali lagi hanya waktu yang tau

Aku tak pernah resah menunggu
menanti pula tak henti
walaupun aku ku dan waktu beradu
tapi percaya aku tak ragu

Waktu pasti membawakan arti
Aku dan kamu
Share:

Senin, 06 Februari 2017

Kasmaran Taik Kucing #PUISI4

Apa ini sungguhan?
Atau sekedar kadar penasaran?
Namun tak kutampik
Jika kau semakin larut dan lebur

Rasional mencegahku agar berhati-hati
Emosi mendorongku untuk menetapkan
Mereka tak pernah sepaham
Namun tetap saling mengerti

Dari tiap masa yang hilang
Ku papah hati yang belum siap kubagi
Menakar drama dan tragedi yang mungkin saja terjadi
Jangan terlalu gegabah oleh naluri dan intuisi rasionalku berkata

Tapi makin kini seolah kau yang beri arti
Tanpa kalimat cinta yang basi
Tanpa gombal yang bikin mual
Tanpa gengsi dan kode yang bikin frustasi

Pertemuan yang slalu bermakna
Kukagumi semua tingkah dan isi kepalamu
Bukan karena cantik yang kau banggakan

Kita memberi arti cemburu pada waktu
Yang diacuhkan tanpa peduli untuk disapa
Ku akui kau tak pernah kehabisan akal
Agar tiap temu menjadi spesial

Dari semua yang telah lewat sampai saat ini
Kuharap ini bukan sekedar kasmaran taik kucing
Share:

Sabtu, 14 Januari 2017

Rindu Yang Salah #PUISI3

Dan…
Biar malam ini kujelma menjadi abu
Dihantarkan angin tanpa tuju

Karena…
Kesalku meratah emosiku
Seorang tak hirau beradaku

Tapi…
Ijinkanlah deru ini berdesir
Sampai tiba hari terakhir

Aku akan berhenti
Meratap dan meracau
Tentang rindumu yang angkuh
Dan senduku yang akan menjadi mahasesal
Share:

Selasa, 03 Januari 2017

Serpihan Yang Galak Membias #PUISI2

Tersenyumlah hingga tiba garis pada matamu
Dan hadirnya bola lucu pada pipimu
Indahmu yang slalu ingin kumiliki

Dapatkah kau rasa degupku
Saatku peluk erat lekukmu
Dapatkah kau rasa hangatnya
Saatku erat genggam pada jemari

Hingga kini
Tetaplah kau yang paling indah
Share:

Jumat, 30 Desember 2016

Rasa Yang Sulit Dicerna #PUISI1

Sesak terisak
Masuk menusuk
Rindu yang apatis
Kian mengiris

Kubertanya apa maunya rasa
Bimbang saat dekat
Perih dikala jauh

Tuhan memang humoris
Hingga kini ku dibuat sinis

Janganlah takut pada tangis
Jika kenangmu ialah manis
Janganlah baku cela
Jika tawa pernah bersama

Jika tujuan ialah sama
Berakhirlah pada perjumpaan
Meskipun lewati jalan yang beda

Bersahabatlah pada takdir


Share: